Alumni FEB Unisma Malang Gerakkan Kalangan Milenial menjadi Investor di Era New Normal

bakpti.unisma.ac.id, 27/07/20. Kelompok Studi Pasar Modal FEB Unisma Malang menggelar Alumni Talk “Generasi Millenial Melek Saham Membangun Ekonomi Bangsa di era New Normal”.

Acara yang digelar dengan menghadirkan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang Zanuar Priyatno yang saat ini Malang melintang pada industry sekuritas  PT IPOT serta Asikin Ashar selaku Divisi Edukasi PT Bursa Efek Indonesia.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Binsis Universitas Islam Malang Nur Diana SE, MSi yang dalam sambutanya sangat mengapresiasi peran alumni yang berada dalam ranah industry turut andil dalam perkembangan pembelajaran di FEB Unisma.

Maka dari itu FEB Unisma memiliki acara link and match dunia industri dengan pelibatan alumni melalui kegiatan Alumni Talk Series. Saat ini Series  tentang Investasi di Pasar Modal, Jumat (24/7/2020).

Selanjutnya Dekan yang getol melakukan berbagai gebrakan dalam implementasi kampus merdeka  ini mengatakan  bahwa  kalangan  mahasiswa atau investor pemula  sudah memiliki kesadaran yang sangat tinggi untuk berinvestasi guna untuk menata masa depan dengan pasti.

Hal ini dibuktikan dengan semakin maraknya dunia pasar modal yang didominasi oleh  Kaum Millenial. Menjembatani hal ini beberapa terobosan dilakukan FEB Unisma yang bekerjasama dengan PT Bursa Efek Indonesia dan PT IPOT mendirikan Galeri Investasi sebagai sarana implementasi atau praktik trading produk-produk yang ditawarkan Pasar Modal.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA KUNJUNGI www.unisma.ac.id

Diana selanjutnya mengutip laporan Direktur Pengembangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI)  yang menjelaskan bahwa  hingga Desember 2018 jumlah investor ritel dengan usia 18-25 tahun sudah mencapai 149.386 orang. Angka itu tumbuh 116,16% dibandingkan posisi 2016.

“Peristiwa ini mengingatkan pada momen diresmikannya  Galeri Investasi FEB Unisma pada Maret 2016 oleh Direktur  PT BEI Bapak Nicky Hogan.  Sejak itulah geliat investasi dikalang mahasiswa FEB Unisma maupun masyarakat yang menggunakan Fasilitas  tersebut semakin meningkat. Minimal langkah ini turut mendukung kontribusi perkembangan pasar modal di kalangan mahasiswa FEB  UNISMA dan masyarakat untuk belajar saham yang  ideal,” jelas Diana.

Ia juga mengatakan Unisma Malang telah memiliki fasilitas galeri yang bersifat juga sebagai laboratorium. “Fasilitas ini sangat bermanfaat bagi implementasi Sekolah pasar Modal yang dilakukan oleh dunia Industri kepada mahasiswa  FEB Unisma dan masyarakat,” imbuh Diana. Fungsi Galeri ini sangat mendukung penguatan kompetensi mahasiswa kami di bidang Pasar modal.

“Galeri Investasi FEB Unisma pada tahun lalu mendapatkan penghargaan sebagai galeri investasi teraktif , hingga saat ini nilai transaksinya sudah mencapai Rp. 3,85 Miliar . Bayangkan hanya bermodal Rp. 100 ribu dalam kampanye gerakan Yuks Menabung saham. Nilai transaksi Mahasiswa mencapai milyaran rupiah. Ini Nilai yang sangat fantastic untuk investor pemula. Apalagi ini Era New Normal ternyaat memicu semangat  mahasiswa kita untuk berinvestasi,” bebernya.

Selanjutnya Diana juga memaparkan ada beberapa manfaat saat kita berinvestasi saham diantaranya Pertama, Membuka Wawasan Lebih Luas untuk  menabung investasi saham. Hal ini dikarenakan anda harus lebih jeli dalam mencerna informasi yang terjadi di pasar saham dengan membaca berita.

Kedua, Dekan FEB Unisma ini juga menjabarkan dengan investasi saham kalangan millenial mampu Menciptakan Mental Entrepreneur. Dengan membeli saham, anda akan menjadi pemilik sebagian dari perusahaan tersebut. Anda akan merasakan bagaimana pergerakan pasar memberikan pengaruh terhadap anda.

Ketiga Mempersiapkan Dana Pensiun dan Warisan. Walaupun kaum millenial masih muda dan banyak yang masih belum berkeluarga, tidak ada salahnya anda menyiapkan dana pensiun dan warisan.

Sementara itu Zanuar Priyatno (PT IPOT / Alumni FEB UNISMA) memaparkan berbagai teknik- teknik investasi di pasar modal. Teknik tersebut diantaranya  Analisa Fundamental dan  Analisa teknikal.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA KUNJUNGI www.unisma.ac.id

“3 Hal yang Mendasari Analisis Teknikal  yaitu Price discounts everything berkaitan dengan pergerakan harga (price action) cenderung mencerminkan informasi yang beredar di pasar. Apakah itu rumor atau sentimen. Kedua melihat Price move in trend merupakan Pergerakan harga cenderung bergerak dalam arah (trend) tertentu sampai suatu saat tren tersebut akan berakhir. Arahnya bisa naik, turun, atau datar-datar saja. Terakhir pada History repeats itself yang mengacu pada pola-pola ini pun memiliki kecenderungan berulang dari masa ke masa,” tuturnya dalam kegiatan webinar yagng digelar FEB Unisma Malang tersebut. (*)

*)Tulisan asli berita ini dimuat timesindonesia.co.id ( https://www.timesindonesia.co.id/read/news/287116/alumni-feb-unisma-malang-gerakkan-kalangan-milenial-menjadi-investor-di-era-new-normal )

Edisi 27 Juli 2020

 

You may also like...

Popular Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

WhatsApp chat