Menghidupkan Ruh Pembelajaran di Era New Normal

bakpti.unisma.ac.id, 18/07/20. Tidak jarang kita mendengar kata ruh di dalam kehidupan, yang biasa kita dengar adalah ruh atau nyawa manusia atau makhluk hidup yang lainnya, dalam kaitan memahami konsep ruh di sini tidak lepas dari hubungan batiniyah seseorang dalam berkomunikasi, bertindak dan mengenali objek dengan baik dan benar atau dengan kata lain memposisikan diri dengan lingkungan sebagai subjek yang peduli dan arif terhadap lingkungan, beralih pada konsep dasar ruh di sini dirasa sangat perlu dimunculkan di dalam proses belajar mengajar yang sudah menjadi tugas seorang pengajar sekaligus sebagai pendidik.

Dalam dunia pendidikan baik itu formal maupun non formal diharapkan bisa mengkonsolidasikan antara guru dengan murid, guru dengan wali murid dengan tujuan agar tidak hanya target hasil yang diperoleh dengan berpredikat baik saja, akan tetapi juga mengoptimalkan target proses dengan mengedepankan konsep irtibath ar-ruh (ikatan ruh), karena teramat penting menjalin interaksi edukatif untuk mewujudkan cita-cita dan angan-angan dengan diimbangi pola pikir yang selalu positif dan dinamis.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA KUNJUNGI www.unisma.ac.id

Dalam pembelajaran yang berlangsung di era new normal terutama di pendidikan formal mulai dari jenjang TK, SD, SMP, SMA dan perguruan tinggi sudah menerapkan pembelajaran daring (dalam jaringan) atau yang kita kenal dengan pembelajaran secara online, mulai berjalannya kegiatan belajar dan mengajar secara daring tidak terlalu banyak menguras tenaga fisik karena bisa dilakukan di rumah masing-masing bagi siswa ataupun mahasiswa, sedangkan bagi guru dan dosen mayoritas instansi tetap mewajibkan untuk berada di lingkungan sekolah dan kampus karena hal tersebut merupakan suatu bentuk tanggungjawab guru dan dosen.

Dalam dunia pembelajaran online siswa dan guru dituntut aktif untuk mensukseskan kegiatan belajar mengajar karena harus memenuhi target capaian yang ada di dalam kurikulum. Tidak bisa dipungkiri hal ini memungkinkan sekali para siswa sangat jenuh dengan sistem pembelajaran daring di era new normal, bahkan dari titik tertinggi kejenuhan tidak sedikit siswa ataupun mahasiswa mengabaikan tugas-tugas yang telah diberikan guru-gurunya. Hal ini perlu tindakan untuk menyentuh ruh atau batin mereka dengan sentuhan-sentuhan berupa sapaan kepada siswa dengan mengetahui dan hafal nama-nama siswa meskipun di dunia online, khususnya dalam platform pembelajaran online. Tidak hanya itu, Pada umumnya dalam pengabsenan di kelas pembelajaran di berbagai instansi kita dapati siswa saat dipanggil/diabsen gurunya, mereka hanya merespon atau menjawab “hadirPak/hadir Bu”. Bagi penulis hal semacam itu kurang membangun, mengaktifkan atau menkoneksikan ruh mereka dalam merespon materi pembelajaran nantinya. Penulis berupaya mengalihkan bahasa dengan cara meminta kepada mahasiswa saat dipanggil namanya dengan menjawab ana ma’akum yang artinya dalam bahasa Indonesia “saya bersama kalian”. upaya sekecil ini sedikit banyak dapat menggerakkan batin mereka untuk antusias dan tidak hanya menjadikan pembelajaran sebagai kewajiban akan tetapi sebagai kebutuhan yang nantinya mereka bawa saat sudah terjun di masyarakat dan sudah siap pakai.

INFORMASI SEPUTAR PENDAFTARAN MAHASISWA BARU pmb.unisma.ac.id

Dalam mengaktifkan ruh pembelajaran di era new normal ini alangkah baiknya jika siswa tidak hanya diberi materi dan tugas saja, tetapi juga perlu menjadwalkan kepada mereka untuk menyambung silaturahim kepada wali kelas dan guru-guru dengan tetap mematuhi protokoler kesehatan yang sudah ditetapkan. Silaturahim kepada guru sangat dianjurkan dalam agama untuk bertabarukan (mencari keberkahan dari Allah melalui guru) dan guru selayaknya senantiasa memberikan dorongan batin dan mendoakan siswa-siswanya berharap menjadi generasi milenial yang tangguh, siap pakai dan siap dilibatkan di masyarakat dalam memajukan Negara dan Agama.

*)Penulis: Bahroin Budiya, S.Pd.I, M.Pd.I, Dosen Fakultas Agama Islam Universitas Islam Malang (UNISMA).

*) *)Tulisan asli opini ini  dimuat di  timesindonesia.co.id  (https://www.timesindonesia.co.id/read/news/284469/menghidupkan-ruh-pembelajaran-di-era-new-normal)

You may also like...

Popular Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

WhatsApp chat