Titip 25 Ribu Masker, Gubernur Khofifah Berangkatkan KKN Tematik Unisma

bakpti.unisma.ac.id, 04/08/20. Gubernur Jawa Timur, Hj Khofifah Indar Parawansa memberangkatkan mahasiswa KKN Universitas Islam Malang (Unisma). Ia juga menitipkan 25 ribu masker, seiring tema KKN yakni “Mewujudkan Masyarakat Tangguh Guna Penanggulangan Dampak Covid 19”.

Menurut orang nomor satu di Pemerintah Provinsi Jatim ini, meski dalam masa pandemi, seyogyanya tiada hari tanpa dedikasi. Terutama dalam mengaplikasikan keilmuan dari sivitas akademika perguruan tinggi, tak terkecuali pihak kampus Unisma.

“Saya meyakini, berkat salawat yang tiada putus didengungkan kampus Unisma. Maka hal itu bersambung frekuensinya dengan gerakan keumatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Khofifah, Senin (03/08/2020).

Bersamaan dengan itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menitipkan 25 ribu masker yang dapat dibagikan ke seluruh wilayah sebaran KKN Unisma. Jika nantinya dirasa kurang, Khofifah menyanggupi akan terus menambah seluruh kebutuhan masker di wilayahnya.

“Kami harapkan pula mahasiswa KKN Unisma dapat membantu mengedukasi masyarakat, dalam memerangi virus corona,” tutur Gubernur Jawa Timur ini.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor Unisma, Prof Dr H Maskuri Bakrie MSi, menyampaikan, bahwa dari seluruh jumlah mahasiswa KKN, 80% berdomisili di Jatim. Mereka akan menyatu dengan Satgas penanganan Covid setempat, terutama dalam mengedukasi warga dalam membentuk masyarakat yang tangguh.

“Ini KKN tematik yang kedua. Tahun lalu, dengan program yang sama telah berhasil menciptakan berbagai peluang kerja di tengah masyarakat,” ungkap Prof Masykuri.

Dalam KKN 2019 lalu di Kabupaten Malang, mahasiswa Unisma berhasil membuat produk makanan ringan dari Salak. Padahal sebelumnya buah ini belum sepenuhnya tersentuh oleh masyarakat setempat. Mulai dari kripik, jenang, dan berbagai makanan olahan hingga sampai aplikasi penjualan telah dibuat oleh mahasiswa kampus kebanggaan NU ini.

Kampus besar dalam mendidik para mahasiswa telah dibekali ilmu mengolah peluang suatu wilayah, hingga mereka dapat menuangkan seluruh inspirasi serta kreatifitasnya. Dengan demikian kehadiran KKN Tematik Unisma menjadi suatu solusi atas segala kesulitan di tengah masyarakat.

“Bahkan dengan sentuhan KKN Tematik Unisma, desa Wajak Kabupaten Malang mendeklarasikan sebagai desa wisata. Dalam waktu dekat Pasuruan dan Lumajang juga sudah menunggu kehadiran sentuhan dari kampus kami ini,” kata Prof Masykuri.

Unisma sendiri telah mengkolaborasikan model KKN antara eksperimen dengan riset. Tentunya ini tak lepas dari koridor program Merdeka Belajar yang dicanangkan Pemerintah. Terlebih jalinan Pentahelix juga telah lama dibangun oleh kampus Hijau ini, terutama dengan NGO dan pihak industri.

Ketua LPPM Unisma, Dr Nour Athiroh SSi MKes, menambahkan, berbeda dengan KKN sebelumnya yang menempatkan mahasiswa selama satu bulan di desa binaan. Namun dalam edisi pendemi sebanyak 1.175 peserta KKN ditempatkan di daerah asal masing-masing yang tersebar di pulau Jawa dan luar pulau Jawa. Dengan lokasi terjauh di Abepura Jayapura.

Dengan bimbingan dosen, mahasiwa KKN diprogram melakukan pengembangan pemberdayaan masyarakat dalam bentuk program pengabdian. Hal ini telah dipersiapkan untuk peningkatan kapasitas masyarakat setempat. Harapannya, mereka akan terasah mengatasi permasalahan di tengah masyarakat.

KKN Tematik Unisma kali ini berbasis keilmuaan, dengan demikian mahasiswa dapat menuangkan seluruh ilmu yang telah didapat. Hal tersebut tentunya dapat dikolaborasikan dengan potensi masing-masing daerah mahasiswa, hingga akan sangat berdampak positif untuk pengembangan.

Program ini dalam arahan dari dosen yang melibatkan masyarakat setempat, baik dengan sistem daring maupun luring. Dengan prioritas kerja ialah untuk percepatan penanggulangan dampak Covid 19 di masyarakat. Ini sesuai dengan tema KKN yang bertajuk Mewujudkan Masyarakat Tangguh Guna Penanggulangan Dampak Covid 19.

Acara ini dikemas dalam bentuk virtual melalui aplikasi Zoom Meeting. Turut menyaksikan pula Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Kepala Dinas Kominfo Jatim, serta jajaran terkait.

*)Tulisan asli berita ini dimuat https://duta.co/  (https://duta.co/titip-25-ribu-masker-gubernur-khofifah-berangkatkan-kkn-tematik-unisma)

You may also like...

Popular Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

WhatsApp chat